jenis legging

5 Jenis Legging, Sejarah dan Panduan Membelinya

Legging merupakan pakaian bawahan ketat untuk wanita yang biasanya digunakan untuk menggantikan celana.

Legging memiliki tali pinggang elastis, sehingga menciptakan siluet halus di bawah pakaian atasan.

Karena dikenakan ketat pada tubuh, legging menawarkan fleksibilitas dalam gerakan tubuh.

Legging sering dipakai untuk memberikan rasa hangat, kenyamanan, gaya, atau sebagai pakaian atletik.

Pakaian ini memiliki berbagai variasi model serta warna, dan biasanya terbuat dari campuran lycra atau spandex.

Legging juga bisa dibuat dari campuran katun, sutra, wol, atau kain lainnya untuk menciptakan pakaian yang elastis dan pas pada tubuh.

Suatu jenis legging, sering disebut sebagai jegging, terbuat dari bahan denim yang melar.

Sejarah Legging

Legging awalnya terdiri dari dua pakaian yang terpisah, dengan satu bagian untuk masing-masing kaki.

Pakaian ini telah muncul dalam berbagai bentuk sepanjang sejarah dengan catatan tertua berasal dari abad ke-13.

Awalnya dipakai oleh pria di Eropa dan disebut sebagai “hose,” legging awalnya dirancang untuk memberikan kehangatan dan perlindungan.

Penduduk asli Amerika mengenakan legging terbuat dari kulit rusa yang kemudian diadaptasi oleh para pemburu.

Koboi juga mengenakan legging dari kulit rusa untuk melindungi terhadap gigitan binatang dan terhadap gesekan saat mengendarai kuda.

Pada pertengahan abad ke-19, wanita dan anak perempuan mengenakan pantalettes linen, bentuk awal dari legging yang masih terdiri dari dua bagian yang terpisah.

Ketika fitnes dan aerobik menjadi trend fashion di awal tahun 1980-an, legging mendapatkan popularitas sebagai pakaian untuk olahraga.

Legging juga digunakan sebagai bagian dari seragam militer. Legging militer menopang pergelangan kaki seorang tentara saat melakukan perjalanan panjang dan menjaga kaki tetap bersih serta melindungi terhadap kotoran, pasir, dan lumpur.

Legging awal yang digunakan dalam militer umumnya berupa kain wol tebal yang menyerupai perban besar, dan dipasang melilit kaki dengan tali untuk menopang pergelangan kaki.

Legging generasi awal ini kemudian digantikan oleh legging kanvas yang diikat dengan kancing atau gesper dan memiliki panjang sampai pertengahan betis.

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Cart
Your cart is currently empty.